Bab1.
Pendahuluan
Latar
Belakang
Computer di masa sekarang sangat
berguna untuk memudahkan manusia dalam menyesesaikan berbagai pekerjaan, bahkan
setiap hari kita tidak bias lepas dengan computer atau sejenisnya, tapi
bagaimana jika computer yang kita gunakan menjadi lambat dalam melakukan
berbagai proses, pastinya kita akan saangat terganggu oleh hal tersebut.
Pengintalan software software yang
tidak penting dan registry yang kotor sangat berperan penting dalam membuat
lambat kinerja computer kita, apalagi jika kita memasang lebih dari 1 antivirus
di dalam computer kita, untuk menjadikan computer lebih kebal terhadap virus,
Mungkin benar computer kita akan
lebih kebal akan ancaman virus, tetapi hal tersebut sangat membebankan computer
kita, apalagi antivirus bukan software yang ringan. Jadi diusahakan menginstal
1 antivirus saja.
Dalam hal ini saya akan mambahas apa
apa saja hal yang dapat membuat computer kita menjadi lambat
TUJUAN
Tujuan dari penulisan makalah ini
adalah memberikan informasi tentang apa saja yang dapat menyebabkan computer kita
menjadi lambat dan bagaimana solusinya
Bab2.Pembahasan
Penyebab
Kinerja Komputer Menjadi Lambat
Sebagai pengguna komputer, tentu
semua ingin kinerja komputer kita bagus, respon cepat, akses data lancar tanpa
harus menunggu lama dan sebagainya. Oleh karena itu ada baiknya kita mengetahui
apa saja yang menyebabkan atau berpengaruh dengan lambatnya komputer kita.
Berikut ulasan ringkas 9 hal yang paling sering menyebabkan kinerja komputer
menjadi lambat plus tips atau solusinya.
1. Malware (virus, worm, trojan, dsb )
Ketika komputer kita terkena malware ( virus, worm, trojan, dan sejenisnya),
sudah hampir dapat dipastikan bahwa kinerja okmputer akan lambat. Virus akan
sering menggunakan sumber daya komputer baik RAM atau CPU, termasuk juga
senantiasa memantau aktivitas komputer. Hal ini tentu sangat berpengaruh
terhadap kinerja aplikasi lain.
Solusi untuk mencegah ini bagi pengguna Windows adalah menginstall Antivirus
dan tidak hanya berhenti disitu saja, tetapi rutin update antivirus tersebut.
Jadwalkan paling tidak seminggu sekali jika komputer tidak online.
2. Spyware, Adware dan sejenisnya
Jika kita sering menggunakan komputer untuk ber-internet, jika tidak
berhati-hati ada kemungkinan komputer bisa terkena spyware. Efeknya mungkin
tidak begitu besar dengan kinerja komputer, tetapi bisa berpengaruh pada akses
internet, dan berbagai hal yang menganggu kenyamanan berinternet dan yang lebih
buruk, data-data penting (user, password, account dll) kita bisa di ketahui
oleh si pembuat spyware ini.
Solusi bisa menginstall Anti-spyware yang juga senantiasa update, hanya perlu
dipilah-pilah mana yang tidak banyak menggunakan sumber saya (resources)
komputer kita, karena tidak jarang Antispyware ini menggunakan CPU dan Memory
yang cukup besar. Jika antivirus sudah menyertakan, kita tidak perlu menambah.
Atau gunakan versi portable, dan scan dari spyware secara berkala saja.
3. Banyaknya Aplikasi berjalan di belakang
Semakin banyak komputer kita dengan software, biasanya akan semakin memperlambat
kinerja komputer, meskipun pengaruhnya ada yang relatif kecil dan ada yang
besar. Penting untuk diketahui ketika menginstall software, cek apakah ada
aplikasi yang senantiasa berjalan di belakang. Hal ini bisa di ketahui dengan
program seperti Autoruns.
Solusi dalam hal ini adalah menggunakan sofware yang penting saja, pilih satu
software jika ada beberapa software sejenis atau mempunyai fitur hampir sama
dan jika ada versi Portable-nya maka bisa menjadi alternatif. Untuk mengurangi
program yang berjalan di background, gunakan Autoruns, dan non aktifkan
aplikasi background yang tidak penting. Untuk mengatahui apakah aplikasi yang
di install akan menjalankan program di belakang, install software seperti
WinPatrol.
4. Hard disk (HDD) yang sudah berumur
Ketika komputer kita masih menggunakan Hardisk yang sudah cukup lama (tua),
mungkin lebih dari 5 tahun, maka kinerja komputer bisa semakin lambat. Untuk
mengecek, kita bisa menggunakan software gratis HDD Tune dan sejenisnya (baca
artikel: Periksa Kondisi Hard Disk Komputer Anda). HDD SATA normal biasanya
rata-rata akses read (baca) sekitar 70 – 90 MB/s. Jika misal rata-rata akses
HDD dibawah 50 MB/s maka kinerja biasanya akan terasa lambat.
Solusi ketika hardisk sudah sangat lambat, mungkin bisa dicoba dengan full
format (awas, backup data terlebih dahulu). Meskipun untuk hardisk tua hal ini
biasanya tidak akan banyak membantu, sehingga yang paling baik adalah dengan
mengganti hardisk baru, dan jika masih ingin menggunakan hardisk lama, gunakan
sebagai secondary hardisk saja.
5. RAM/Memori yang pas-pasan
Banyak sedikitnya jumlah RAM/Memori yang kita gunakan memang tidak bisa dibuat
standard sama untuk satu komputer dengan komputer lain atau bahkan sistem
operasi. Meskipun ketika akan menginstall Windows, ada spesifikasi minimal RAM,
tetapi jenis aplikasi yang kita gunakan juga harus diperhitungkan. Untuk
mengecek, buka saja Task Manager dan di bagian Performance periksa PF Usage dan
juga Physical Memory yang menunjukkan total Memory fisik (RAM) dan sisa
tersedia (Available).
Jika kita tidak sedang menjalankan aplikasi apapun, tetapi sisa RAM tidak lebih
dari setengahnya, biasanya kinerja komputer akan lambat, maka harus diperiksa
aplikasi apa saja yang menggunakan banyak memory (RAM), secara umum bisa dicek
di tab Process, kolom Mem Usage. Jika memang RAM kita pas-pasan (misal windows
XP dengan RAM 512 MB atau kurang, windows 7 dengan 1 GB RAM), maka solusinya
termurah adalah mengurangi aplikasi yang banyak memakan memory. Solusi terbaik
adalah Upgrade memory (RAM) (baca: Mengenal apa itu RAM ).
6. Konflik aplikasi atau program yang di install
Tidak jarang dua aplikasi dalam kategori yang sama bisa berakibat terjadinya
konflik, yang semakin memperlambat kinerja komputer. Tanda-tanda terjadi
konflik adakan komputer yang bermasalah setelah kita menginstall suatu
software, padahal sebelumnya tidak ada masalah. Yang sering terjadi konflik
biasanya di kategori software security, semisal antivirus.
Misalnya kita menggunakan 2 antivirus atau lebih. Meskipun beberapa antivirus
bisa berjalan bersamaan, tetapi tetap tidak direkomendasikan, kecuali untuk
pengguna ahli atau untuk ujicoba. Belum lagi ketika masih harus menginstall
software security lainnya.
Jika ada alternatif berbagai software sejenis, maka jika memungkinkan pilih
satu saja yang bisa mewakili, dan unggul dalam kinerja dan hasil. Terutama
untuk jenis software yang banyak mengakses sumber daya atau sistem operasi.
7. Pemilihan Software yang kurang tepat
Tidak sedikit orang hanya ikut-ikutan (trend) dalam penggunaan software,
padahal fitur yang diinginkan sebenarnya terdapat dalam software lain yang
kecil dan gratis. Jika spesifikasi komputer kita memang minimal atau kita ingin
bekerja dengan cepat, maka pilihlah software yang tepat. Software dengan ukuran
besar tidak senantiasa lebih baik dan tepat bagi masing-masing kita. Berikut
beberapa contohnya :
Ketika kita hanya ingin burning data ke CD/DVD, solusi tepat bisa menggunakan
software ImgBurn yang hanya berukuran sekitar 5 MB atau software burning gratis
lainnya yang relatif kecil daripada menginstall Nero Multimedia Suite yang
berukuran sekitar 354 MB.
Ketika kita bekerja dengan data terkompresi ( zip, rar ), software gratis
seperti 7zip yang hanya berukuran sekitar 1 MB seharusnya sudah mencukupi,
daripada menginstall Winzip 15 yang berukuran hampir 13 MB dan juga tidak
gratis (software kompresi gratis lainnya)
Jika menggunakan Photoshop 7 atau CS1/2 sudah mencukupi untuk kebutuhan grafis,
maka menginstall Photoshop CS5 perlu difikir ulang, karena spesifikasi yang
dibutuhkan cukup tinggi, sehingga kerja bisa semakin lambat.
8. Banyaknya Software yang terinstall
Meskipun software-software yang di install tidak berjalan di belakang, tetapi
hampir setiap software selalu menambahkan entry (data) ke registry, sehingga
semakin banyak software yang di install ukuran registry (windows) juga akan
semakin besar. Karena registry ini akan di akses baik ketika komputer berjalan
maupun sudah berjalan, besar kecilnya juga mempengaruhi ke kecepatan/ waktu
respon-nya.
Solusinya adalah menggunakan software yang memang diperlukan saja, Uninstall
software yang tidak penting dan gunakan Uninstaller seperti Revo Uninstaller
agar proses uninstallasi lebih tuntas. Untuk membersihkan software yang sudah
di uninstall, bisa juga menggunakan berbagai Utilities gratis.
9. Penggunaan Efek Windows yang berlebih
Windows Xp, Vista maupun windows 7 menyediakan opsi untuk menggunakan tampilan
dengan berbagai efek. Jika komputer kita mempunyai spesifikasi yang bagus,
tentu berbagai efek ini tidak menjadi masalah, tetapi jika ingin performa
cepat, berbagai efek windows bisa di non aktifkan.
Misalnya Untuk windows XP, klik kanan My Computer, pilih tab Advanced dan klik
setting bagian Performance. Kita juga melalukan tweak sistem untuk mendapatkan
setting yang tepat dan cepat, dengan menggunakan software semisal X-Setup Pro.
Bab 3. Penutup
Demikian makalah tentang computer ini
saya buat semoga bermanfaat bagi semua.
Kesimpulan
Sebenarnya
selain 9 hal diatas masih banyak sebab lain, seperti berbagai service windows
yang berjalan yang sebenarnya tidak diperlukan, pemilihan dan pengaturan
hardware yang tidak optimal, space primary disk (misalnya drive C:) yang
diambang batas atau hampir habis, dan lainnya.